Langsung ke konten utama

Postingan

Review Kajian: "WASIAT PERPISAHAN" bersama Ustadz Roni Nuryusmansyah حفظه الله تعالى

Okay ,  ini review ke-2 ku setelah waktu itu tentang menghafal Mutun Tholibul Ilmi di Masjid Nabawi, sebenernya gak tau gimana review yang sebenernya tapi suka aja nulis & biar inget terus. بسم الله الرحمن الرحيم يوم الجمعة، ٢٧ شعبان ١٤٤٢  (٩ أبريل ٢٠٢١)       Malam itu aku duduk di tangga dengan buku & pena, sedang menunggu sesuatu. Rasanya adabku kurang sekali, mendengarkan kajian bukan pada  tempatnya. Aku juga bolak balik kamar ustadzah dan kembali lagi memilih sendirian duduk di tangga menuju lantai 2.      Berikut wasiatnya......... WASIAT PERTAMA 1. Istiqamah di atas islam & sunnah .      Kita bisa saja futur, tapi tolong.. jangan berbuat syirik & bid'ah " فعليكم بسنتي و سنة الخلفاء الراشدين المهديين تمسكوا بهاوعضوا عليها باالنواجذ.....-أو كما قال-" "Wajib atas kalian berpegang teguhlah pada sunnahku dan sunnah Khulafa ar- Rasyidin yang (mereka itu) mendapat petunjuk. Pegang teg...

Duta Persahabatan, Solo.

  Saat itu aku masih dengan seragam putih abu-abu. Duduk di deretan kursi no.4 dari depan, aku duduk di kiri. Anak-anak SMA memang heboh. Termasuk ya..kalo kedatangan orang asing di sekolah kita. Mungkin gak ya? Rasanya, itu terjadi pada hari Jum'at. Ketika sekolahku, SMAN 9 Palembang kedatangan 2 sosok orang asing ditemani beberapa guru dan 1 guru bahasa Inggrisku di SMP (Mom.Rini). Seorang bule! Bukan orang Indonesia & ia bersama seorang gadis menggunakan selempang bertuliskan "Duta Persahabatan". Semua mata pasti pertuju pada Mr.Fulan tersebut (lupa namanya), yaa.. namanya kedatangan orang asing ya hihi. Awalnya seperti biasa saja, aku gak tau apa topik yang akan jadi bahasan mereka, atau apa yang akan mereka lakukan di kelasku atau.. pokoknya gak tau. Lalu, perkenalan. Aku tidak fokus dengan siapa nama mereka atau asal, atau kenapa bisa ke Palembang, ke sekolahku yang orang-orang pun kadang bertanya,  "SMAN 9 dimana ya?" Aku terfokus pada hal yang m...

Be the Best for Your Friend

 Kita semua pasti punya teman, parner, rekan, sobat, atau sahabat, keluarga, saudara, dan hubungan antarmanusia lainnya.  Seberapa berharga mereka dalam hidup kita? Seberapa penting mereka dalam hidup kita? Kita pasti punya persentase yang berbeda-beda, ya.  Kadang beberapa momen bisa dimaknai, bahwasanya orang yang kita anggap berharga, penting, tersayang, tercinta, nyatanya mereka tidak bisa terus hadir untuk kita. Why? Ya, karena mereka manusia.  Manusia bisa pergi. Hilang kapan saja bahkan meninggal. Manusia bisa bosan. Manusia punya kesibukan masing-masing. Mereka sama lemahnya seperti dirimu, membutuhkan orang lain, butuh diperhatikan juga, butuh dihargai juga, butuh dianggap juga. Bukan cuma kamu.  Kadang pahit menerima kenyataan ini. Tapi ini benar, teman. You're not the only priority. So, who?! The answer is Allah.   Memang begitu bila kita terlalu berharap dengan manusia. Kita akan kecewa. Lain halnya bila kita berharap penuh dengan Allah, dengan ...

عيد الفطر ١٤٤٢ ه‍

بسم الله الرحمن الرحيم هذا اليوم، يوم المبارك لكل المسلمين و المسلمات فقلت تقبل الله منا و منكم صالح الأعمال  كل عام أنتم بخير أبريليا

Sabar, ini ujian.

Jika kamu sedang membaca tulisan ini, artinya kamu masih berada di dunia. Masih dalam sebuah perjalanan panjang menuju sebuah tempat kembali kita, kampung akhirat. Jika kamu sedang membaca tulisan ini, artinya kamu masih berada di dunia. Artinya harus sadar, akan banyak hal yang jadi ujian dalam hidup kita.  Hanya tergantung kita. Bersabar di atas semua ujian itu, ataukah sebaliknya? Apakah segera bangkit dan terus berjuang? Apakah menjaga keseimbangan sepedanya agar tidak terjatuh? Apakah sibuk menyalahkan diri sendiri? Ataukah tetap diam di tempat dan meratapi keadaan?  Aku ucapkan untuk diriku dan dirimu.  Sabar, ini ujian.  Jika kemarin kau bisa tersenyum bahagia, bisa jadi hari ini adalah hari yang membuatmu sedih. Atau hari yang sedih saat ini adalah sebuah pelajaran berharga untuk hari esok.  Karena, kita semua dalam perjalanan. Tidak akan mungkin sebuah perjalanan berjalan mulus begitu saja. Apalagi perjalanan dunia kita yang orientasinya adalah akhirat!...

SAMPAI KE MASJID NABAWI, MADINAH!! (Review Daurah Mutun dan Al Qur'an Online di bawah bimbingan Syaikh Abdul Muhsin bin Abdul Qasim حفظه الله)

      Masih tentang #StayAtHome di masa pandemi COVID-19. Qadarullah , semuanya harus online, daring . Ditambah makin marak dibukanya kelas-kelas online baik di dalam maupun di luar negeri. Ketika kamu bisa memilih mana yang kamu mau atau tidak memilih sama sekali atau kamu terjebak dalam terlalu banyaknya kegiatan yang kamu ikuti. Ditambah, pelajaran dari sekolahmu yang tak boleh dilewatkan.       Well , saat itu ada kelas Usul Fikih Kaidah Fikih dan Fikih Muamalah dengan Ustadz Muhammad Abu Rivai, Kajian Ta'silul Ilmi bersama Ustadz Abu Ubaidah Yusuf As Sidawi, kelas Tahsin  yang lebih dari satu, perbaikan surah Al Fatihah Rumah Qur'an Az Ziyadah Yogjakarta, Pesantren Bahasa Arab Al-Madinah, Daurah Addrusul Muhimmah bersama Syaikh Hitsam bin Muhammad Sarhan, Daurah Mutun & Al Qur'an Masjid Nabawi di bawah bimbingan Syaikh Abdul Mushin bin Abdul Qasim,  kajian online asatidzah حفظهم الله yang banyak sekali baik via...

Kemarin.

Bila kemarin adalah hari yang membuat dadamu sesak, namun kau tak bisa mengungkapkannya, serahkan itu kepada Allah.   Seorang mukmin senantiasa dalam ujian. Apa kau lelah? Sama. Aku pun. Lalu, kapan kita istirahat? Ketika kaki kita menginjakkan ke SurgaNya. Akan kita temui banyak hal-hal yang memenuhi pikiran, menjadi beban, kekurangan harta, jiwa, kehilangan orang-orang berharga, perasaan yang tak bisa kau tebak, impian yang tak terwujud, celaan manusia, pujian yang membinasakan, kesenangan yang menipu atau hal-hal gangguan dari orang sekitarmu dan lain sebagainya. Bisa jadi kau adalah orang yang sabar menghadapi semua ujian, tapi bisa jadi kau bukan orang yang sabar dalam semua itu. Ah! Mengungkapkannya, membaginya kepada orang lain mungkin jadi solusi. Cukup ungkapkan dan ceritakan apa bebanmu. Bila kita ungkapkan apa yang kita inginkan, bisa jadi kita mendapat respon positif dari teman. Bahkan hal yang kita ungkapkan tersebut bisa memperbaiki keadaan kita. Hal yang ki...